Ini Dia Jenis-Jenis Ayam Petelur Yang Perlu Kamu Ketahui

jenis-jenis ayam petelur

Sebelumnya kita sudah membahas terkait Panduan Terlengkap Budidaya Ayam Petelur, nah sekarang kita perlu ketahui secara mendalam apa saja jenis-jenis ayam petelur yang perlu kamu ketahui sebelum memulai bisnis ini.

1. Apa Itu Ayam Petelur
Ayam petelur adalah salah satu jenis ayam yang dalam suatu bisnis difokuskan untuk menghasilkan telur. Ayam ini secara khusus dibudidayakan untuk menghasilkan telur secara komersil dan memiliki masa produktif yang lama. Tentu, sebelum memulai bisnis budidaya ayam petelur pasti ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti pemilihan doc ayam petelur yang berkualitas hingga persiapan kandangnya. Namun jauh sebelum itu, harus dikenali pula jenis-jenis ayam petelur beserta performannya masing-masing. Hal ini diperlukan untuk mengetahui stain ayam yang paling cocok untuk dibudidayakan.

2. Ciri-Ciri dan Tipe Ayam Petelur 
Secara garis besar terdapa dua jenis ayam petelur yaitu ras ayam petelur ringan dan ras yam petelur medium. 

a. Ayam Ras Petelur Ringan
Ras ayam petelur ringan atau biasa disebut ras petelur putih merupakan jenis ayam petelur yang memiliki berat badan yang ramping dan kecil dari jenis ayam petelur lainnya. Ayam ini memiliki bulu berwarna putih pun telurnya. Dari segi perawatan, ayam ini termasuk yang paling mudah dibudidayakan bahkan oleh pemula sekalipun.

Contoh Ayam Ras Petelur Ringan

  • white leghorn

White leghorn
White Leghorn | Dok. Pribadi
White Leghorn merupakan salah satu ayam petelur ringan yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia karena produktivitasnya yang cukup tinggi. Ayam ini memiliki ciri-ciri bulu yang berwarna putih pun telurnya serta memiliki tengger berwarna merah. Ayam ini murni difokuskan menghasilkan telur saja sehingga tubuhnya tampak sangat ramping dan kurus. Produksi telur yang mampu dihasilkan sekitar 260 butir per tahunnya.

b. Ayam Ras Petelur Medium
Berkebalikan dengan ayam petelur ringan, ayam petelur medium memiliki bobot badan yang lebih besar walau tidak lebih berat dari ayam pedaging seperti ayam broiler. Ayam ini adalah ayam tipe dwiguna karena selain menghasilkan telur mereka juga dapat dijual dagingnya

Contoh Ayam Ras Petelur Medium

  • Buff Orpingto

Buff Orpingto
Buff Orpingto | Dok. Pribadi
Ayam yang terkenal jinak dan ramah ini merupakan salah satu jenis ayam hibrida yang terkenal. Ayam ini berasal dari kent, Inggris. Produksi telur yang mereka hasilkan dapat mencapai 180 butir per tahunnya karena memang ayam ini memiliki fungsi yang dwiguna. Ayam petelur jantan Buff Orpingto juga dikenal sebagai ayam yang menghasilkan daging yang enak.

  • Production Red

Production Red
Production Red | Dok. Pribadi
Ayam merah petelur ini berasal dari Amerika Serikat. Mereka termasuk tipe ayam dwiguna yang menghasilkan daging dan telur. Ayam jenis ini dikenal memiliki produktivitas telur yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis ayam petelur medium lainnya. Mereka mampu menghasilkan setidaknya 250 butir telur pertahunnya.

  • Gold Star

Gold Star
Gold Star | Dok. Pribadi
Golden star merupakan jenis ayam hybrid yang juga dikenal sebagai ayam negeri. Ayam ini memiliki performans yang bagus jika dilihat dari segi TDN-nya. Walau mereka mengkonsumsi sedikit pakan tetapi produktivitasnya tetap tinggi. Oleh karena itu ayam ini termasuk ayam yang sangat layak untuk dijadikan bisnis. Di Indonesia, ayam jenis ini telah sangat mudah ditemukan di perkampungan karena memang sebagian masyarakat membudidayakannya.
Tubuh mereka berawarna emas dan cokelat sesuai dengan namanya. Produksi telur yang dapat mereka hasilkan pun sangat tinggi yaitu mencapai 280 butir telur per tahunnya.

  • Lohmann Brown 

Lohmann Brown
Lohmann Brown | Dok. Pribad
Ayam Lohman Brown berwarna cokelat keemasan dan berasal dari negara Jerman. Ayam ini pertama kali dikomersialkan pada tahun 1972 di negara asalnya. Performans yang ditunjukkan oleh ayam ini terbilang bagus. Mereka sudah mampu menghasilkan telur pada minggu 19 dan mencapai puncak produksi pada umur 92 minggu. Ayam ini mampu memproduksi telur sekitar 250 butir telur per tahunnya.

  • Hisex Brown 

Hissex Brown
Hissex Brown | Dok. Pribadi
Hisex brown merupakan ayam tipe dwiguna yang cukup banyak dikembangkan di Indonesia. Ayam ini dapat dikatakan sebagai ayam penghasilk telur terbanyak diantara strain-strain lainnya. Telur yang dihasilkan berwarna coklat dan memiliki kualitas yang bagus. Ayam ini berwarna coklat dan mampu menghasilkan telur sebanyak 272 butir per tahunnya.

  • Bovans White 

Bovans White | Dok. Pribadi
Bovans White, sesuai namanya ayam ini memiliki bulu yang berwarna putih. Ayam ini dapat mulai menghasilkan telur pada umur 20 minggu dan akan mencapai puncak produksi pada umur 93 minggu. Walaupun demikian, tingkat kematiannya lumayan tinggi yaitu 5-6 %.

  • Hubbard Golden Comet
Hubbard Golden Comet
Hubbard Golden Comet | Dok. Pribadi
Hubbard Golden Comet merupakan strain ayam petelur modern yang berasal dari persilangan ayam Rhode Island Red dan White Leghorn. Ayam ini mampu menghasilkan sekitar 330 butir telur pertahunnya yang diproduksi hampir setiap harinya. Mereka bahkan mampu mulai memproduksi telur sejak mencapai umur 16 minggu dan akan mencapai puncaknya pada umur 90 minggu atau tahun kedua.

  • Dekalb Warren 

Dekalb Warren
Dekalb Warren | Dok. Pribad
Pure white magic, itulah jargon yang pantas untuk disematkan pada jenis ayam petelur yang satu ini. Ayam ini termasuk jenis ayam yang irit makan serta terkenal akan keramahannya. Menurut dekalb-poultry.com, ayam ini mampu memproduksi hingga 500 butir telur per tahunnya. Sebuah angka yang benar-benar menunjukkan kehebatannya sebagai strain ayam petelur. Selain itu mereka juga memiliki tingkat adaptasi yang tinggi sehingga dapat bertahan di sistem perkandangan manapun. Telur yang dihasilkan pun terbilang berkualitas karena memenuhi standar pasar.

  • Bovans Goldline 

Bovans Goldline
Bovans Goldline | Dok. Pribad
Bovans Goldline merupakan ayam hibrida komersial yang diproduksi oleh perusahaan Joice & Hill Poultry Ltd. Ayam ini diproduksi setelah melalui berbagai tahap pemuliaan genetik sehingga menghasilkan strain ayam yang unggul. Ayam ini mampu menghasilkan sekitar 300 butir telur per tahunnya. Bahkan mereka dapat memproduksi hingga 330 butir telur pada tahun pertamanya.

  • Brown Nick 

Brown Nick
Brown Nick | Dok. Pribadi
Ayam yang satu ini mulai memproduksi telur pada umur 18 minggu dengan tingkat survival mencapai 90%. Brown Nick dapat menghasilkan telur dengan bobot sekitar 62 g per butirnya. Bobot ayam ini dapat mencapai 1,5 kg, hal inilah yang membuat ayam ini dapat dikategorikan sebagai ayam jenis petelur medium.

  • Bovans Nera 

Bovans Nera
Bovans Nera | Dok. Pribadi
Sekilas ayam yang satu ini mirip dengan ayam joper petelur yang banyak di budidayakan di Indonesia. Namun walau mirip, performa keduanya tentu saja berbeda. Bovans Nera dapat menghasilkan sekitar 290 butir telur pertahunnya. Ayam yang diproduksi di Belanda ini bisa beradaptasi di hampir segala kondisi iklim sehingga sangat cocok dikembangbiakkan di Indonesia. Ayam ini memiliki bulu yang berwarna hitam dengan sedikit bercak keemas-emasan di sekitar lehernya.

  • Bovans Brown

Bovans Brown
Bovans Brown | Dok. Pribadi
Bovans Brown merupakan jenis ayam petelur yang memiliki produktivitas telur yang tinggi serta stabil. Mereka memiliki  nilai feed intake capacity (FIC) yang tinggi. Mereka juga relatif mudah untuk dibudidayakan di berbagai sistem perkandangan. Ayam ini memiliki bulu yang berwarna coklat keputih-putihan dengan jengger berwarna merah khas. Mereka sudah mampu menghasilkan telur sejak umur 21 minggu dan mencapai puncak produksi pada umur 93 minggu.

  • Isa Brown

Bovans Brown
Bovans Brown | Dok. Pribadi
Isa brown meupakan jenis ayam petelur yang paling banyak dibudidaykan di dunia. Pangsa pasar telur coklat mereka mencapai 60% di seluruh dunia. Produktivitas telur yang dihasilkan dapat mencapai 321 telur pada puncak produksinya. Kualitas telur yang dihasilkan pun diatas rata-rata dan bisa diandalkan karena memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi.
Share:

2 comments:

Ikuti Kami Kuy....