10 Alat Pertanian Tercanggih di Dunia, No 5 Kamu Pasti Tau

10 alat pertanian tercanggih di dunia
Berbicara tentang pertanian mungkin sebagian besar dari kita akan membayangkan lahan pertanian yang berlumpur beserta cangkul untuk mengolahnya. Sebagian lainnya mungkin akan membayangkan seorang petani bercaping yang berpeluh keringat sedang membajak sawahnya. Visualisasi tersebut memang sudah sangat melekat dengan kata pertanian walau tidak sepenuhnya benar. Ya, memang tidak sepenuhnya benar, di postingan kali ini kamu akan melihat sisi yang berbeda dari pertanian.

Postingan ini berisikan Nama-nama alat pertanian tercanggih di dunia. Seperti yang kita ketahui negara-negara seperti pertanian di Jepang sudah menerapkan  alat pertanian modern. Kita bisa mengetahui bahwa harapan pertanian di masa depan akan benar-benar terwujud dengan hadinya mesin-mesin pertanian super canggih tersebut. Pertanian modern di dunia akan merubah pandanganmu terhadap pertanian yang selama ini lekat dengan kata kampungan.

1. AeroVironment Agriculture
AeroVironment Agriculture
AeroVironment Agriculure | Dok. Pribadi
Pernahkah kamu melihat drone? akhir-akhir ini  dunia sedang menyambut dengan gembira  teknologi yang satu ini. Namun, pernahkan kamu  melihat drone digunakan di bidang pertanian?  kalau di Indonesia mungkin masih jarang karena keterbatasan dana para petani untuk menerapkannya. Di luar negeri seperti pertanian di jepang, drone sudah biasa  ditemukan di persawahan.

Salah satunya adalah AeroVironment Agriculture, teknologi pertanian  terbaru ini sudah sangat terkenal di bagian  dunia pertama. AeroVironment berfungsi sebagai pengumpul data pertanian dengan menggunakan kamera beresolusi tinggi. AeroVironment yang berbasis di California ini telah banyak melakukan problem fixing di bidang pertanian mulai dari perekaman data lahan, luas lahan, hingga kontur wilayah.

Alat ini mampu menempuh jarak yang jauh, bahkan diklaim mampu mengeliling lahan seluas 400 hektar setiap 45 menit penerbangannya.

2. Combine Harvester
Combine Harvester
Combine Harvester | Dok. Pribadi
Mungkin kamu pernah melihat alat ini di game GTA. Yap, combine harvester adalah salah satu alah pertanian canggih di dunia yang sudah sangat akrab digunakan di amerika atau negara-negara maju lainnya. Alat ini berfungsi memotong bulir tanaman yang berdiri, merontokkan dan membersihkan gabah sambil berjalan di lapangan sehingga mampu mempersingkat waktu serta meminimalkan biaya tenaga kerja manual.

Pengadaan alat ini membutuhkan biaya yang besar serta tenaga kerja yang kompeten sehingga tidak cocok diterapkan di lahan pertanian yang kecil. Di Indonesia sendiri masih sangat jarang petani menggunakan mesin ini karena notabene lahan pertanian mereka tidak terlalu luas. Lebih banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan perkebunan besar.

3. Seed Drill
Seed Drill
Seed Drill | Dok. Pribadi
Alat ini digunakan untuk menanam benih dari berbagai jenis dengan menggabungkan sistem distribusi benih mekanis. Terdiri dari kerangka penahan beban yang dilengkapi dengan hopper berisi benih yang akan ditabur, distributor benih, dan elemen berkerut yang dilengkapi dengan perangkat penutup benih yang membuka alur kecil di tanah. Alat pertanian rakitan negara jerman ini sudah banyak juga diterapkan di Indonesia terutama oleh petani yang memiliki lahan luas.

4. Slurry Spreader
Slurry Spreader
Slurry Spreader | Dok. Pribadi
Sebelum alat ini ada, penyebaran pupuk dilakukan dengan manual atau bisa ditarik oleh kuda. Namun kini sudah tercipta teknologi penyebar pupuk yang lebih canggih ditarik menggunakan traktor kebun atau kendaraan semua medan (ATV). Ada pula unit yang digerakkan dengan hidrolik dan PTO sehingga menghasilkan tingkat aplikasi yang lebih bervariasi.

Beberapa model juga dirancang dengan mekanisme rotating removable (beater). Mesin ini terdiri dari dari sebuah trailer yang ditarik traktor dengan mekanisme berputar yang digerakkan oleh PTO (power take of) traktor.

5. Sprayer
Sprayer
Sprayer | Dok. Pribadi
Jika Slurry Spreader mekanismenya di tanah (ground) maka Sprayer modern digunakan di atas udara. Sprayer berfungsi untuk menyemprotkan air, pestisida, herbisida, insektisida, pupuk dan cairan-cairan lainnya ke lahan pertanian. Sprayer ini dibawa oleh sebuah drone tanpa awak dan melakukan penyemprotan secara otomatis.

Salah satu drone yang biasa digunakan DJI MG-1S. Kamu bisa memodifikasi bentuknya demi mendapatkan hasil yang maksimal dalam penyemprotan. Sprayer mampu menghemat waktu penyemprotan secara drastis serta lebih efisien karena penyemprotan dilakukan secara merata.

Berbicara tentang harga, kamu bisa dapatkan drone sawah ini mulai dari harga 17 jutaan (Dream Eagle X4-10). Kamu bisa lihat daftar drone pertanian terbaik beserta harganya di sini.

6. Traktor autopilot
Autopilot Tractor | Dok. Pribadi
Traktor ini mampu mengkombinasikan sprayers dan lainnya secara akurat dan mengemudikan dirinya sendiri secara otomatis tanpa awak. Setelah kita memprogram jalur mana aja yang akan mereka lewati, sang traktor akan mengerjakan tugasnya tanpa perlu dikendalikan oleh manusia. Traktor ini menggunakan sistem GPS yang mampu memandu traktor menerjemahkan lokasi yang diinginkan petani.

Tidak hanya jalur lurus, traktor ini berkat adanya GPS juga mampu menerjemahkan jalur yang melengkung secara baik. Tentu hal ini dapat menghemat tenaga kerja. Namun perlu kamu ketahui bahwa pengadaan traktor ini sangatlah mahal karena sistem otomasi yang hadir bersama traktor tersebut.

7. Sensor Kebutuhan Tanaman
Sensor Kebutuhan Tanaman
Sensor Kebutuhan Tanaman | Dok. Pribadi
Tanaman juga layaknya manusia yang membutuhkan kebutuhan. Tidak hanya air, mereka juga butuh nutrisi esensial lainnya untuk tetap tumbuh subur. Nah, sensor kebutuhan tanaman ini mampu mengetahui apa saja yang dibutuhkan tanaman secara real time sehingga defisiensi unsur hara dapat dihindari.

Baca Juga Segmen Pasar Sayuran Hidroponik di Perkotaan

Selain itu, teknologi ini juga memberitahukan berapa banyak air, pupuk, pestisida, dan kebutuhan lainnya harus diberikan. Input yang akurat tersebut tentu akan mengefisienkan biaya produksi apalagi jika diterapkan di lahan pertanian yang berskala besar.Sistem pertanian di dunia perlu menerapkan teknologi jika ingin mewujudkan pertanian presisi yang baik. Prospek pertanian masa depan akan lebih cerah selama kita tahu apa yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh subur secara akurat.

8. Rotavator
Rotavator
Rotavator | Dok. Pribadi
Jika dilihat dari cara kerjanya, Rotavator merupakan alat pertanian sederhana yang dikemas dengan teknologi canggih. Alat ini membantu proses bercocok tanam agar lebih mudah dilakukan dengan cara menyiapkan tanah agar lebih siap untuk ditanami.

Salah satu rotavator yang sering digunakan adalah HOward Rotavator B16 Lihgt Duty. Kamu bisa mendapatkan alat ini dengan harga Rp. 65 juta rupiah saja.

9. Pemanen Wortel
Pemanen Wortel
Carrots Harvester | Dok. Pribadi
Mesin pertanian canggih yang satu ini menggali kentang dari tanah dengan memisahkan tanah dari akarnya. Fungsinya dalam skala kecil tetapi memisahkan tanah dengan cepat untuk mengurangi masalah dalam panen kentang.

Tentu sangat sulit membuat mesin pertanian yang mampu memanen wortel tanpa merusak bagian umbinya itu sendiri sehingga alat ini merupakan salah satu terobosan yang penting dalam bidang pertanian.

10. NSPU-68 C
NSPU-68 C
NSPU-68 C | Dok. Pribadi
Lebih dikenal sebagai penanam padi otomatis. Alat pertanian modern yang sering ditemukan di jepang ini merupakan salah satu mesin pertanian tercanggih di kelasnya. Kehadiran mesin ini dapat mengubah kultur pertanian dalam negeri yang notabene menanam padi secara manual. Namun agaknya kita akan sedikit ketinggalan dalam menerapkannya karena harganya yang lumayan mahal bagi petani pertanian skala kecil.

But, at least teknologi ini akan sangat efisien jika diterapkan di pertanian skala besar. Bayangkan, proses penanaman yang membutuhkan waktu seharian penuh dapat disingkat dalam waktu beberapa jam saja.
Share:

1 comment:

Ikuti Kami Kuy....