Budidaya Buah Naga Tabulampot, Cara Alternatif Menambah Pendapatanmu

Menambah Pendapatan dengan Budidaya Buah Naga di Dalam Pot

Buah naga merupakan salah satu jenis buah yang telah banyak dikenal dan dibudidayakan di indonesia. Kita bahkan dapat dengan mudah menemukan buah merah ini di pasar-pasar tradisional maupun pasar modern. Teknik menanamnya yang menantang dan menyenangkan belum lagi hasil yang menggiurkan yang akan menanti membuat petani menaruh perhatian tinggi kepada buah yang satu ini. Apalagi jika kamu memiliki hobi berkebun, budidaya buah naga tabulampot bisa menjadi alternatif menambah pendapatanmu.  
Namun kebanyakan orang berpikir bahwa buah naga adalah tanaman yang hanya bisa dibudidayakan di lahan, walau tidak sepenuhnya salah namun ternyata buah ini dapat ditanam di dalam pot dan menghasilkan buah yang besar loh.  Kali ini kami akan memberikan trik menambah pendapatanmu dengan menanam buah naga  dalam pot atau Tabulampot Buah Naga.

Teknik Menanam Buah Naga Tabulampot

Untuk menanam buah naga di dalam pot sepertinya membutuhkan usaha yang sedikit besar karena kita sedang berbicara menanam tanaman yang besar kedalam sebuah pot. Berikut langkah dalam menanam buah naga dalam pot, yaitu:Siapkan pot yang sesuai
Diantara semua pot mulai dari pot plastik, semen, tanah liat atau drum bekas yang dipotong, pot yang terbuat dari tanah liat lah yang paling cocok untuk dijadikan wadah. Hal ini disebabkan oleh sifat tanaman buah naga yang membutuhkan perubahan suhu yang drastis dari siang ke malam hari. Perlu diperhatikan juga ukuran pot yang sesuai untuk menanam buah naga ini, pot dengan diameter 40cm sudah bisa menampungnya walau dengan ukuran yang lebih besar akan lebih baik.

1. Tiang panjatan buah naga

Buah naga memiliki batang yang lumayan besar sehingga membutuhkan panjatan untuk menompang beratnya sendiri. Tiang dapat dibuat dari besi, beton atau balok kayu dengan diameter 8 – 10 cm dan dengan tinggi 150 – 200 cm. Perlu diingat untuk memilih bahan panjatan yang tahan lama karena umur tanaman buah naga dapat mencapai puluhan tahun.

2. Membuat media tanam yang ideal

Media tanam buah naga dalam pot yang paling efektif adalah pasir, tanah, pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 2 : 1 : 3 : 1. Kamu juga bisa menambah Dolomit sebanyak 100g untuk menaikkan ph agar optimal bagi perkembangan tanaman buah naga. Media tanam yang sudah dicampur tadi kemudian disiram air hingga mencapai kondisi jenuh dan biarkan selama sehari.  

3. Menanam benih buah naga

Bibit buah naga sebaiknya berasal dari batang yang sudah tua dan bewarna hijau tua keabuan dan bebas dari penyakit tentunya. Selanjutnya benih ditanam disekitar tiang dengan kedalaman sekitar 10cm, jangan terlalu dalam karena pertumbuhan buah naga akan jelek nantinya. Setelah proses penanaman sebaiknya lakukan penekanan ke bidang tanah agar bibit tidak mudah roboh nantinya. Mulailah menyiramnya dengan air dan letakkan di tempat terbuka agar mendapat cahaya matahari secara langsung

4. Pemeliharaan buah naga

Aktivitas pemeliharaan meliputi pemupukan, pemangkasan, penjarangan, hingga pemindahan pot jika sudah waktunya. Pemupukan dapat dilakukan dengan memberikan pupuk majemuk yang tinggi akan unsur P dan K seperti NPK 15:15:15 dengan dosis sekitar 50g per pot. Kamu juga bisa menambahkan pupuk kandang untuk meningkatkan kadar organik pada media tanam. Penyiraman dapat dilakukan pada pagi atau sore hari.

Kamu juga harus memangkas dahan buah naga agar terbentuk cabang baru yang produktif saat sudah berumur 2 - 3 bulan. Tinggi tanaman ini pun sebaiknya tidak melebihi 170cm karena akan sangat sulit menjaga keseimbangan batang pada ketinggian lebih dari itu.

Setelah buah nagamu mulai berbuah lakukanlah penjarangan bunga buah naga untuk mengoptimalkan perkembangan pada buah. Dan pindahkan ke wadah yang lebih besar jika ukurannya sudah melebihi kapasitas pot.

Panen dan Pasca Panen Buah Naga

Buah naga dapat dipanen setelah 50 hari sejak pertama kali bunga muncul, Kamu akan melihat 7 – 10 buah naga yang siap dipanen di setiap potmu. Tentu hasil ini tidak terlalu besar di tahun pertama tetapi akan meningkat hingga dua kali lipat di tahun kedua tergantung dari perawatan yang kamu lakukan.Tanaman buah naga bahkan mampu menghasilkan buah hingga umur 30 tahun dan hasillnya terus meningkat hingga dua kali lipat sejak umur  dua tahun.  

Hasilnya dapat kamu jual ke pasar dengan harga kisaran Rp20000 - Rp30000 per kilogramnya atau kamu dapat mengolahnya kembali dengan memberikan kemasan yang menarik atau membuatnya menjadi jus untuk meningkatkan nilai jual. Tentu kerja kerasmu selama menanam dan merawatnya akan terbayarkan dengan sangat baik hanya dalam kurang lebih 50 hari.


Akhir kata, Usaha budidaya buah naga sangat menjanjikan hasil yang manis jika kamu serius dalam menekuninya. Kamu dapat melakukannya di waktu senggangmu karena perawatan tanaman ini tidak banyak menghabiskan waktu. Hasilnya yang lumayan banyak tidak hanya dapat dijual ke pasar tapi juga dapat kamu jual kepada instansi kesehatan untuk dibuat bahan baku kesehatan maupun dijadikan makanan olahan.
Share:

1 comment:

  1. Tabulampot buah naga emang bisa ya? Baru tau. Nice info

    ReplyDelete

Ikuti Kami Kuy....