Budidaya Ikan Sidat, Peluang Bisnis Zaman Now yang Menggiurkan

Ikan sidat, peluang bisnis menggiurkan
Ikan Sidat (ordo Anguilliformes) atau yang biasa di sebut belut adalah kelompok ikan yang memiliki tubuh berbentuk menyerupai ular


Hai bro sis,,, kita hidup di dunia yang 2/3-nya ialah air. Iyaaa Air........ ...
dimana potensi produksi perikanan Indonesia mencapai 65 juta ton per tahun. Dari potensi tersebut hingga saat ini dimanfaatkan sebesar 9 juta ton. 

Namun, potensi tersebut sebagian besar berada pada perikanan budidaya yang mencapai 57,7 juta ton per tahun dan baru dimanfaatkan 2,08%. Sedangkan potensi perikanan tangkap (laut dan perairan umum) hanya sebesar 7,3 ton per tahun dan telah dimanfaatkan sebesar 65,75%.

Bro and sis sendiri tau tidak? ikan yang memiliki harga jual tinggi dan laku di pasar internasional? ikan ini laku di Jepang, Hongkong, Jerman, Italia dan beberapa negara lain. Tau apa belum? Hehe.. kok ngegas yakan-_- langsung saja ya mimin kasih tau kasih tau. Ikan itu ialah ikan SIDAT atau dalam bahasa Jepang disebut dengan onagi. 

Ikan ini kalau di ekspor memiliki harga jual sekitar Rp400.000- Rp500.000 /kg WAWW... dan untuk konsumsi lokal bekisar Rp.120.000- Rp.150.000/kg. Untuk di jepang sendiri ada perayaan khusus yang dilakukan pada puncak musim panas untuk mengkonsumsi ikan Sidat yang disebut “doyo no ushi” dipercaya dapat mempercepat pemulihkan tenaga dan kekuatan masyarakat Jepang.

Bro and sis untuk konsumsi ikan sidat dunia mencapai 150.000 ton/tahun sebagian besar di suplai dari Cina dan Taiwan. Untuk Jepang saja bisa membutuhkan sekitar 110.000 ton/tahun, sedangkan Eropa sekitar 25.000 ton/tahun. Peluang bisnis yang menggiurkan bukan?????? iyalah, Bisnis zaman now gitu loh.

Ikan Sidat (Anguilla bicolor) sendiri berbentuk mirip seperti belut atau ular hanya saja memiliki perbedaan dari sirip dan segi ukuran. 

Ikan ini bersifat predator, yaitu memangsa ikan atau hewan lain yang besifat kecil. Ikan sidat memiliki saudar 18 spesies yang tersebar di dunia, dengan siklus hidup terdiri atas beberapa fase, yaitu leptocephali -- glass eel -- elver -- yellow eel-- dan silver eel. Sidat sendiri merupakan jenis ikan yang tumbuh besar di perairan tawar, setelah dewasa kembali ke laut untuk memijah. 

Upaya budidaya ikan ini sudah dilakukan di beberapa negara seperti Jepang dan Taiwan namun kualitas ikan yang dihasilkan dari pemijahan ini tidak sebaik yang secara alami. Sidat yang ada di pasaran sebagian besar adalah hasil tangkapan. 

Jadiiii, yang akan dibahas disini adalah segmen pembesaran sidat bro an sis... Indonesia sebagai salah satu negara eksportir sidat masih terhambat dengan permasalahan budidaya. Tingginya mortalitas sidat, lambatnya pertumbuhan, dan ketergantungan pada benih hasil tangkapan merupakan penyebab kurang terpenuhinya kebutuhan pasar. Laju pertumbuhan pada ikan dipengaruhi oleh penyerapan nutrien pakan yang diberikan. 

Pakan yang dikonsumsi ikan mengandung berbagai macam zat diantaranya protein, lemak, karbohidrat, serat kasar, vitamin dan mineral. Fungsi utama protein adalah membentuk jaringan tubuh baru dan mempertahankan jaringan yang telah ada. Lokasi yang paling tepat untuk pembesaran ikan sidat adalah sepanjang pantai dekat muara, daerah dekat perairan payau, atau waduk yang terpenting
pastikan kualitas baku mutu air yang tersedia masih dalam kategori layak. 

Ikan sidat enak,
Ikan Sidat, Uenakk tenan


Bro and sis, kolam yang digunakan untuk pemebsaran itu ialah kolam elver, kolam pendederan, dan kolam pembesaran. Kadar oksigen terlarut yang diperlukan untuk pembesaran ikan sidat relatif tiggi, yaitu berkisar 7-10 ppm atau 7-10ml/L air dengan suhu air pada pada kisaran 26-28°C soooo bro and sis, pastikan kolam yang kita gunakan untuk pembesaran ini memiliki sistem resirkulasi serta aerasi yang baik. Luas kolam pembesaran kita sesuaikan denga kondisi lahan yang kita miliki, kedalaman kolam dibuat antara 60-100cm.

Hal yang cukup mengganggu dalam pembesaran ikan adalah tersedianya pakan, karena biaya pakan merupakan penyumbang biaya terbesar dalam proses produksi. Oleh karena itu, pakan sidat sendiri dapat kirta racik bro and sisss, berikut caranyaa, pantengin teruss!!!

pakan ikan sidah murah
Pakan ikan sidat buatan sendiri, murah kali, murahnya, murah kali


Alat dan Bahan Pembuatan Pakan Ikan Sidat

Alat

Alat yang dibutuhkan untuk membuat pakan ikan berupa pellet adalah
sebagai berikut :
  • Panci
  • Kompor
  • Timbangan
  • Ember Besar
  • Dan lain-lain

Bahan

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat pakan ikan adalah sebagai
berikut:
  • Tepung Ikan
  • Tepung Udang
  • Usus ayam
  • Minyak Ayam
  • Tepung Jagung
  • Terasi
  • Yakult
  • Vitachik
  • Air

Prosedur Pembuatan Pakan Ikan Sidat

  1. Langkah pertama yaitu semua bahan dikumpulkan terlebih dahulu.
  2. Ketahui kadar protein dari bahan baku yang akan digunakan (tepung ikan,tepung udang, usus ayam,minyak ayam)
  3. Dilakukan perhitungan protein 45% untuk mengetahui seberapa banyak yang setiap bahan baku yang akan digunakan.
  4. Setelah sudah diketahui, lalu campurkan semua bahan baku dengan tepung Jagung, vitachik, yakult, dan terasi secukupnya.
  5. Lalu diaduk secara merata.
  6. Setelah itu, semua bahan diatas yang sudah diaduk tersebut dikukus selama beberapa menit untuk mematikan bakteri.
  7. Lalu jemur pakan hingga kering
  8. Pakan juga dapat diberikan dalam bentuk pasta.Setelah dipelihatra selama 7-8 bulan, bobot panen yang dicapai sekitar 250- 400g/ekor. Waktu tersebut terbilang normal jika benih yang kita gunakn merupakan bibit yang berkualitas.  
Dari penjabaran diatas mungkin sudah membukan cakrawala kita sedikit bukan? kita sebagai kaum milenial harus tau potensi negara kita sendiri. Nah, kalau sudah tau kalau ikan sidat ini adalah peluang bisnis zaman now yang menggiurkan, tunggu apalagi? gassskan lah, apalagi?


  Selamat mencoba guys... :)      
Share:

2 comments:

Ikuti Kami Kuy....